SERI ANALISIS EKONOMI: TRADE AND INDUSTRY BRIEF, Juni 2018

  • Pada tanggal 25 Juni 2018 BPS menerbitkan Berita Resmi Statistik No. 49/06/Th.XXI tentang Perkembangan Ekspor dan  Impor Indonesia bulan Mei 2018. Trade and Industry Brief edisi Juni ini akan memberikan perspektif singkat terhadap data yang disajikan BPS tersebut dengan  menghimpun informasi dari berbagai sumber lainnya. Selain itu, edisi ini juga secara singkat akan membahas ekspor Indonesia ditinjau dari  skala usaha perusahaan eksportirnya.…
    04 Jul
    04 Jul
  • Pada bulan Juni 2018, inflasi tercatat sebesar 0,59% (mtm) atau 1,90% (ytd). Inflasi bulan ini lebih tinggi dibandingkan bulan Mei 2018, namun merupakan inflasi terendah pada periode Lebaran selama delapan tahun terakhir. Inflasi bulan Juni 2018 sesuai dengan prediksi LPEM FEB UI pada analisis sebelumnya. Dilihat dari kelompok pengeluarannya, inflasi bulan Juni 2018 disebabkan oleh inflasi pada seluruh kelompok pengeluaran di mana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan diikuti oleh inflasi kelompok makanan masing-masing sebesar 1,50% (mtm) dan 0,88% (mtm). Andil inflasi kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan pada inflasi bulan Juni 2018 adalah sebesar 0,26%, sesuai dengan prediksi LPEM FEB UI pada analisis sebelumnya di mana pengeluaran transportasi meningkat pada periode Lebaran.…
    03 Jul
    03 Jul
  • Sinyal yang makin kuat dari the Fed untuk menaikkan Fed Fund rate sebanyak empat kali selama 2018 dan defisit neraca perdagangan Indonesia yang berlanjut di bulan Mei membuat nilai tukar Rupiah terus tertekan selama beberapa minggu terakhir. Meskipun inflasi dan pertumbuhan ekonomi masih belum cukup kuat, kami melihat bahwa keputusan Bank Indonesia untuk mengetatkan kebijakan moneter adalah keputusan yang tepat. Pengetatan kebijakan moneter ini diambil di tengah peningkatan kerentanan terhadap faktor negatif eksternal, seperti perang dagang antara Amerika Serikat dengan RRT dan Uni Eropa, tren kenaikan harga minyak mentah setahun terakhir, dan volatilitas harga komoditas ekspor utama.  Kami memandang bahwa sinyal BI untuk menaikkan reverse repo rate 7-hari pada RDG Kamis ini, ditambah dengan intervensi langsung di pasar valas, merupakan arah kebijakan yang paling sesuai untuk saat ini.  …
    28 Jun
    28 Jun
  • Pada bulan Mei 2018, inflasi tercatat sebesar 0,21% (mtm) atau 1,30% (ytd). Inflasi bulan ini lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan April 2018 sebesar 0,10% (mtm) dan lebih rendah dibandingkan inflasi bulan Mei 2017 sebesar 0,39% (mtm). Hal ini sesuai dengan prediksi LPEM FEB UI pada analisis sebelumnya. Dilihat dari kelompok pengeluaran, inflasi bulan Mei 2018 disebabkan oleh inflasi pada seluruh kelompok pengeluaran di mana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok sandang diikuti oleh kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau masing-masing sebesar 0,33% (mtm) dan 0,31% (mtm).…
    05 Jun
    05 Jun
  • Pada tanggal 15 Mei 2018 BPS menerbitkan Berita Resmi Statistik No. 43/05/Th.XXI tentang Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia bulan April 2018. Trade and Industry Brief edisi Mei ini akan memberikan perspektif singkat terhadap data yang disajikan BPS tersebut dengan menghimpun informasi dari berbagai sumber lainnya. Edisi ini juga secara singkat membahas perkembangan perkembangan ekspor karet alami Indonesia.…
    24 Mei
    24 Mei
  • Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang cukup kuat dan kondisi neraca perdagangan Indonesia yang memburuk di bulan April mendorong terjadinya aksi jual Rupiah, yang menyebabkan depresiasi nilai tukar USD/IDR sebesar 1,80% dalam sebulan terakhir. Sentimen negatif terhadap nilai tukar Rupiah menimbulkan tekanan bagi Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan Reverse Repo Rate 7 hari, terutama dari pelaku di pasar valas dan perbankan. Kami memandang bahwa aset Rupiah saat ini sudah terlalu murah dan investor global akan mulai membeli lagi aset Rupiah. Di sisi lain,indikator sektor riil, terutama inflasi dan konsumsi dalam negeri, menunjukkan bahwa perekonomian dalam negeri masih belum siap menghadapi kenaikan suku bunga acuan. Keputusan untuk menaikkan suku bunga acuan dapat memperlambat pertumbuhan kredit dan menghambat pencapaian target inflasi dan pertumbuhan dalam negeri. Kami memandang, saat ini Bank Indonesia perlu mempertahankan suku bunga acuan paling tidak sampai Juni 2018 setelah kenaikan Fed funds rate yang kedua tahun ini di bulan Juni. Di samping itu, kami juga memandang BI perlu menambah usaha stabilisasi nilai tukar Rupiah lewat intervensi di pasar valas.…
    17 Mei
    17 Mei
  • Meningkatnya harga komoditas dibanding tahun sebelumnya dan belanja infrastruktur selama beberapa triwulan terakhir tidak serta merta mendorong konsumsi masyarakat. Kondisi ini juga tidak didukung oleh rendahnya pertumbuhan penyaluran kredit investasi. Kebutuhan untuk menjaga stabilitas makro dengan mencegah defisit anggaran yang tinggi berarti pemerintah harus menahan belanja infrastrukturnya dengan target yang lebih realistis. Stimulus fiskal jangan terlalu diharapkan untuk mendorong pertumbuhan di 2018.…
    07 Mei
    07 Mei
Goto :