SERI ANALISIS EKONOMI: TRADE AND INDUSTRY BRIEF, Maret 2020

  • Sejak merebaknya wabah COVID-19 yang bermula di Tiongkok pada Desember 2019, Indonesia secara resmi mengumumkan dua kasus pertama pada 2 Maret 2020. Sejak itu, perekonomian Indonesia menghadapi tantangan yang berat karena kesulitan impor bahan baku produksi, ancaman terhadap ketersediaan bahan pokok, hilangnya pemasukan dari pariwisata, serta menguatnya sentimen untuk lebih memegang mata uang USD daripada Rupiah. Trade and Industry Brief edisi Maret ini memaparkan secara singkat dampak ekonomi dari wabah COVID-19 dan opsi yang tersedia untuk meredamnya.…
    30 Mar
    30 Mar
  • Two times emergency rate cuts by the Fed in the last two weeks due to rapidly escalating Covid-19 pandemic have led the market into a large sell-off in risky assets. Fear of uncertainties among global investors triggered capital outflows from emerging economies. Indonesia’s portfolio has recorded an outflow of USD8.1 billion since the spread of the Covid-19 appeared in late January. To anticipate the economic disruption due to the outbreak in the short to medium term, central banks have put the efforts to maintain liquidity in their banking system along with cutting their policy rates. Bank Indonesia has also introduced stimulus packages, including providing some injections on forex and DNDF markets as well as lower bank’s FX reserve requirements. However, the flight to safety moves has weakened Rupiah to around IDR15,200 so far. The effect on the FX stability has also shown up in the depreciation of all emerging economies’ currency as the market’s extreme risk aversion has led into forex shortage, especially USD, across the world. The condition has been clearly dictating financial market’s trajectory into a bleak area.…
    19 Mar
    19 Mar
  • Pada Desember 2019, Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan implementasi Program 8iodiesel 30 persen atau 830 sebagai bagian dari Program Mandatori 8iodiesel yang telah dilaksanakan sejak tahun 2008.  Kebijakan 830 menginstruksikan adanya komposisi campuran 30% biodiesel (FAME) dengan 70% bahan bakar minyak jenis solar. Latar belakang Program Mandatori 8iodiesel tidak terlepas dari tingginya proporsi konsumsi energi fosil. Pada tahun 2018 penggunaan energi fosil mencapai lebih dari 70% terhadap total  konsumsi energi. Oleh karena ltu, pemerintah  berkomitmen  untuk meningkatkan penggunaan bauran bahan bakar nabati (BBN) sebagai upaya dalam mengurangi konsumsi energi fosil. seperti  yang  tertuang  dalam  Peraturan Menteri  ESDM  No.  32  Tahun 2008  tentang   Penyediaan. Pemanfaatan.  dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai Bahan 8akar Lain.    …
    16 Mar
    16 Mar
  • Pada 15 Januari lalu Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menyepakati perjanjian dagang ‘Fase Satu’ ASTiongkok yang berlaku efektif sejak 14  Februari 2020. Perjanjian ini menandai de-eskalasi dari perang dagang antara kedua negara, meskipun tidak secara langsung membatalkan berbagai tambahan tarif yang pernah diberlakukan. Trade and Industry Brief edisi Februari 2020 memaparkan secara singkat perkembangan perang dagang AS-Tiongkok. Data menunjukkan perang dagang yang telah berlangsung selama hampir dua tahun memang tidak efektif mengatasi defisit neraca perdagangan AS terhadap Tiongkok.…
    09 Mar
    09 Mar
  • Meskipun inflasi (MtM) sesuai dengan ekspektasi yang lebih rendah dari inflasi bulan Januari sebesar 0,14%, inflasi umum (YoY) mengalami peningkatan sebesar 30 bps menjadi 2,98% dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 2,68%. Peningkatan laju inflasi umum secara  YoY ini disebabkan lebih tingginya inflasi MtM yang biasanya mengalami deflasi pada bulan Februari. Dengan kata lain, terjadi shock yang lebih besar terhadap pergerakan harga, terutama harga barang bergejolak. Gangguan yang lebih besar ini salah satunya adalah intensitas musim hujan  yang lebih tinggi menyebabkan hambatan pada tingkat suplai beberapa komoditas pangan seperti komoditas bawang putih, bawang merah, dan juga cabai merah.…
    04 Mar
    04 Mar
  • The recent epidemic of Coronavirus has a ripple effect that might disrupt the global growth recovery, including Indonesia. The outbreak could potentially bring some indirect impacts on Indonesia economy through three channels: financial market, real sector, and the government sector. Headwinds from the outbreak has shocked the financial market due to fears by global investors which trigger capital outflows from emerging economies in the short run, threatening the market liquidity and FX stability. In the real sector, the impacts of the outbreak could take place in terms of the decrease in tourism & trade activities and a potential delay in real investment. In the government sector, lower tax revenue and higher government bonds yield could be expected.…
    20 Feb
    20 Feb
  • Inflasi umum pada bulan Januari (secara YoY) mengalami peningkatan sebesar 0.08 bps dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai 2.59%. Peningkatan laju inflasi ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, terdapat pengaruh dari faktor musiman dari sisi penawaran dimana harga beberapa komoditas pangan seperti cabai, bawang merah, bawang putih cenderung mengalami kenaikan. Faktor kedua adalah pengenaan cukai terhadap rokok dan peningkatan tarif BPJS yang berlaku pada awal bulan Januari. Faktor musiman akan terus berlanjut sampai bulan Maret, sedangkan dampak pengenaan cukai dan kenaikan tarif BPJS akan bersifat temporer. Daya beli masyarakat bersifat relatif stabil – tercermin dari pergerakan inflasi inti yang bersifat stagnan sepanjang waktu. Karena itu, kami mempertahankan prediksi inflasi kami sebelumnya, yaitu di kisaran 2,80 – 3,00% hingga akhir tahun nanti.…
    12 Feb
    12 Feb
Goto :