Economic Outlook

Category

Sejak Maret 2019, pasar obligasi AS telah mencatat terbaliknya kurva imbal hasil dari obligasi pemerintah AS, yang berarti imbal hasil obligasi jangka pendek telah melampaui obligasi jangka panjang. Kondisi ini mengindikasikan persepsi negatif tentang kinerja ekonomi AS karena kurva imbal hasil yang terbalik biasanya memprediksi terjadinya resesi dalam waktu dekat. Meskipun saluran transmisi dari guncangan...
Read More
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2019 tercatat sebesar 5,07% (yoy), lebih rendah dari 5,17% (yoy) pada kuartal sebelumnya. Terlepas dari siklus musiman, tensi global atas perlambatan ekonomi dan sikap menunggu investor menjelang Pemilu 2019 diperkirakan sebagai faktor yang menghambat konsumsi dan investasi rumah tangga secara keseluruhan.  Sektor manufaktur, yang merupakan sektor paling berkontribusi, hanya tumbuh...
Read More
Momentum pertumbuhan pada kuartal berikutnya kemungkinan akan terus berlanjut, meskipun beberapa pergejolakan akan terlihat dalam waktu dekat setelah pemilihan umum 2019. Kami mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi pada Triwulan-I 2019 pada 5,2%, karena perkiraan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang lebih kuat. Pengeluaran rumah tangga, yang tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, diproyeksikan akan menguat sepanjang...
Read More
Mengikuti ekspektasi akhir tahun lalu, kami melihat perekonomian di Triwulan I-2019 akan sedikit membaik. Serangkaian tren tak terduga sejak November seperti kembalinya modal ke pasar negara berkembang, harga minyak yang lebih rendah, dan negosiasi di antara AS dan Tiongkok telah membawa sentiment positif pada pasar domestik. Pengaruh dari masuknya investasi portofolio asing dalam tiga bulan...
Read More
Despite wide fluctuation of international oil price, slightly higher consumption growth, and rapidly depreciating currency, inflation in 2018 remains remarkably low, with headline inflation at 3.13% (y.o.y) in December 2018. Historically, faster consumption growth drives demand for goods and services and thus tend to push inflation higher. Similarly, without additional fuel subsidy budget, higher oil...
Read More
Defisit neraca berjalan dan periode politik akan menjadi dua topik utama yang akan mempengaruhi ekonomi Indonesia tahun 2019. Kinerja ekspor yang relatif lemah akibat tingginya ketergantungan ekspor pada bahan mentah, terutama pada minyak sawit mentah, dan impor yang lebih tinggi karena dorongan pembangunan infrastruktur menyebabkan Indonesia kembali mengalami defisit perdagangan di Triwulan II-2018 dan Triwulan...
Read More
Pertumbuhan konsumsi yang rendah, yakni masih di bawah 5%, menggambarkan kewaspadaan rumah tangga terhadap fluktuasi pendapatan dan risiko eksternal meskipun inflasi masih sangat rendah dan terkendali. Pemerintah dan bank sentral sebenarnya ingin mendorong pertumbuhan dengan melonggarkan kebijakan moneter dan menambah konsumsi pemerintah. Namun, kondisi fiskal, neraca transaksi berjalan, dan arus modal saat ini tidak mendukung...
Read More
1 2 3 4 5