Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global

Kelompok kajian ini mencakup berbagai topik penelitian yang terkait dengan iklim usaha dan keterlibatan perusahaan dalam jejaring produksi global. Secara lebih khusus kelompok kajian ini memiliki minat dalam berbagai isu dan tema berikut:

  • Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Keuangan Mikro
  • Daya saing industri manufaktur, rantai nilai industri, dan rantai pasok
  • Pengembangan pariwisata dan industri jasa
  • Iklim investasi dan lingkungan bisnis
  • Perdagangan internasional dan rantai nilai global

Dalam melakukan penelitian dan konsultasi, kelompok kajian ini berupaya menggabungkan pendekatan ekonomi tradisional dengan perspektif dunia usaha untuk memberikan rekomendasi kebijakan dan manajerial yang komprehensif dan lebih dapat diterapkan. Kelompok kajian ini juga menyebarluaskan hasil kajian dan mengkomunikasikan kepada pemangku kepentingan terkait.

Kelompok kajian ini mulai menerbitkan publikasi bulanan Trade and Industry Brief sejak Maret 2018, berupa laporan singkat tentang isu terkini terkait perkembangan sektor manufaktur, neraca perdagangan dan harga komoditas, kinerja ekspor dan perkembangan impor. Publikasi tersebut dapat diakses melalui tautan berikut:

https://www.lpem.org/category/publikasi/policy/perdagangan-dan-industri/

Sejak Januari 2020, kelompok kajian ini juga membawahi ukmindonesia.id (https://www.ukmindonesia.id/), sebuah web platform yang berfungsi sebagai pusat informasi dan fasilitasi UMKM naik kelas. Platform tersebut bertujuan untuk mempertemukan UMKM dari berbagai sektor dan wilayah, instansi pemerintah terkait, komunitas, calon investor, dan off-taker potensial.

 


Kepala Kelompok Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global

Mohamad D. Revindo, Ph.D.

Revindo bergabung sebagai peneliti di LPEM-FEBUI sejak 2009 dan sejak 2017 dipercaya menjadi Kepala Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global. Bidang penelitian yang menjadi minat dan keahlian utamanya meliputi iklim investasi, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), jejaring produksi global, rantai pasok dan rantai nilai industri, daya saing industri, pengembangan pariwisata, pengembangan ekonomi lokal, akses keuangan mikro, dan analisis dampak pengganda ekonomi dari kegiatan investasi dan operasional bisnis.

Revindo memiliki pengalaman yang luas dalam kegiatan penelitian, survei dan konsultasi dengan berbagai lembaga/organisasi nasional dan internasional. Beberapa lembaga di dalam negeri yang pernah bekerja sama dengannya diantaranya Kementerian Perindustrian, Kementerian PPN/Bappenas, Kemendesa, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, PT Telkom, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, PT ASDP, PT Sucofindo dan PT Krakatau Steel. Dia juga pernah terlibat dalam beberapa kegiatan penelitian dengan organisasi internasional antara lain APEC Secretariat, JICA, Australian DFAT, British Prosperity Funds dan European Development Fund. Sebelumnya pada 2000-2005 Revindo  pernah bekerja sebagai koordinator survei dan auditor mutu di PT. Surveyor Indonesia, BUMN yang mengkhususkan diri dalam jasa survei, inspeksi dan sertifikasi.

Selain sebagai peneliti, Revindo adalah staf pengajar pada Sekolah Pasca Sarjana Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Selain itu, Revindo adalah editor utama jurnal ilmiah Economics and Finance in Indonesia yang diterbitkan oleh Universitas Indonesia dan Jurnal Ekonomi Indonesia yang diterbitkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia.

Revindo meraih gelar Ph.D. dalam bidang Ilmu Ekonomi dari Lincoln University, New Zealand dan penerima beasiswa New Zealand-ASEAN Scholar Awards (2013-2017). Disertasi Ph.D.-nya berjudul ‘Internationalisation of Indonesian SMEs’ (Internasionalisasi UKM Indonesia). Dia juga memegang gelar M.A dalam bidang Studi Kawasan Eropa dari KU Leuven, Belgia (2008), gelar M.Sc. dalam bidang Ekonomi Sains dari KU Leuven, Belgia (2007) dan gelar Sarjana Ekonomi dalam Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dari Universitas Indonesia (2000).

Minat penelitiannya meliputi Pengembangan UMKM, Ekonomi Internasional, Ekonomi Industri, Rantai Pasok dan Rantai Nilai, Pengembangan Pariwisata, Pengembangan Ekonomi Lokal, Keuangan Mikro.

Email: revindo@lpem-feui.org/revindo.md@gmail.com


Riwayat Proyek Penelitian

  • Akses Pasar dan Potensi Dampak Ekonomi Indonesia- Perjanjian Perdagangan Angola (Kementerian Luar Negeri, 2021)
  • Dampak Pandemi COVID-19 pada UMKM di Indonesia (UNDP, 2020)
  • Akses Pasar dan Potensi Dampak Ekonomi Indonesia- Perjanjian Perdagangan Mauritius (Kementerian Luar Negeri, 2020)
  • Dampak Program Pemulihan Ekonomi Nasional terhadap UMKM (Himpunan Bank Milik Negara / Himbara, 2020)
  • Pra Studi Kelayakan Pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2020)
  • Penilaian Dampak Sektor Investasi Infrastruktur Subnasional di Indonesia sebagai Bagian dari Alat Penilaian Kota (Pemilihan Proyek) (Bank Dunia, 2020)
  • Akselerasi Industri Manufaktur di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Bank Indonesia Bali, 2020)
  • Kesiapan Adopsi Teknologi untuk Peningkatan UMKM (Kementerian Komunikasi dan Informatika, 2020)
  • Efektivitas Media Luar Rumah untuk Menciptakan Citra Positif dan Kepercayaan Publik (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2020)
  • Efektivitas Poster Digital dalam Sosialisasi dan Internalisasi Program Kebijakan Kelembagaan di Kalangan Pegawai (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2020)
  • Persepsi Konsumen Terhadap Kualitas dan Harga Bahan Bakar (YLKI, 2020)
  • Akses Pembiayaan Bagi Usaha Kecil, Mikro dan Kecil dengan Memanfaatkan Berbagai Alternatif Sumber Keuangan (Bank Indonesia, 2020)
  • Studi tentang Film Bernapas dan Non-Bernapas di Indonesia dan beberapa Negara ASEAN (Mitsubishi Chemical PET Film Indonesia, 2020)
  • Substitusi Impor Bahan Baku Industri Manufaktur (Kementerian Perindustrian, 2020)
  • Akses Keuangan UMKM di Kawasan Pariwisata (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, 2020)
  • Potensi Pengembangan Usaha dan Pembinaan Badan Usaha Milik Desa (Bank BRI, 2019)
  • Angkutan Umum Penghubung Bandara Internasional: Kasus Bandara Soekarno-Hatta (YLKI, 2019)
  • Formulasi Parameter UMKM Naik Kelas (Bank BRI, 2019)
  • Inovasi Pelayanan Publik di Sektor Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Dampak Ekonomi, Fiskal, dan Devisa Kawasan Ekonomi Khusus Subang (SSIA, 2019)
  • Dampak Ekonomi, Fiskal, dan Valuta Asing dari Industri Film Poly-ethylene terephthalate (Mitsubishi Chemical PET Film Indonesia, 2019)
  • Tantangan Percepatan Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Memprioritaskan dan Mengarusutamakan Pariwisata dalam Kebijakan Ekonomi Nasional (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Dampak Kegiatan Pariwisata terhadap Distribusi Pendapatan dan Pengentasan Kemiskinan (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Skema Pembiayaan UMKM di Kawasan Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Mendefinisikan kembali UMKM dan Mendefinisikan UMKM Berorientasi Ekspor (LPEI-Indonesia Eximbank, 2018)
  • Dampak Ekonomi Asian Games Jakarta-Palembang 2018 (Kementerian PPN / Bappenas, 2018)
  • Dampak Ekonomi, Fiskal, dan Valuta Asing dari Industri Otomotif: Investasi dan Operasi Perusahaan Hyundai Motor (Ernst & Young, 2018)
  • Peran Kawasan Ekonomi Khusus pada Ekspor, Investasi, dan Pengembangan Manufaktur (ERIA, 2018)
  • Outlook Indikator Makroekonomi dan Energi (Pertamina, 2018)
  • Akselerasi Prinsip Pembangunan Berkelanjutan dalam Garis-garis Besar Kebijakan Negara (MPR / MPR, 2018)
  • Pola Konsumsi Pangan Sehat dan Literasi: Studi Kasus Depok dan Surakarta (Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia / YLKI, 2018)
  • Jaringan Bisnis dan Distribusi Informasi Industri Pengolahan Logam di Kabupaten Tegal (JICA, 2017)
  • Dampak Ekonomi Industri Benang Sintetis (PT Asia Pasific Fibers, 2017)
  • Rantai Nilai dan Jaringan Bisnis Industri Transportasi dan Ketenagalistrikan di 7 Provinsi (JICA, 2017)
  • Loyalitas dan Kewarganegaraan Konsumen Pita Lebar Tetap (PT Telkom, 2017)
  • Preferensi Moda Angkutan Umum di Jabodetabek (YLKI, 2017)

 

Saat Ini Usulan
Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global

Kelompok kajian ini mencakup berbagai topik penelitian yang terkait dengan iklim usaha dan keterlibatan perusahaan dalam jejaring produksi global. Secara lebih khusus kelompok kajian ini memiliki minat dalam berbagai isu dan tema berikut:

–         Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

–         Daya saing industri manufaktur

–         Rantai pasok dan rantai nilai industri

–         Pengembangan pariwisata dan industri jasa

–         Iklim investasi

–         Perdagangan internasional dan rantai nilai global

Kelompok kajian ini berusaha untuk menggabungkan pendekatan ekonomi tradisional dengan perspektif dunia usaha dalam penelitiannya untuk dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan manajerial yang komprehensif dan lebih implementatif.

Sejak Maret 2018, kelompok kajian ini memiliki publikasi bulanan Trade and Industry Brief, berupa laporan semi-ilmiah yang mengulas secara ringkas isu aktual terkait neraca perdagangan dan perkembangan industri. Publikasi tersebut dapat diunduh secara gratis pada tautan berikut:

https://www.lpem.org/category/publikasi/policy/perdagangan-dan-industri/.

Sejak awal 2020 kelompok kajian ini juga mensupervisi pengelolaan ukmindonesia.id https://www.ukmindonesia.id/), sebuah platform informasi dan fasilitasi UMKM naik kelas, yang mempertemukan UMKM dari berbagai sektor dan wilayah dengan berbagai instansi pemerintah, pegiat, calon investor/mitra dan offtaker potensial.

 

Kelompok kajian ini mencakup berbagai topik penelitian yang terkait dengan iklim usaha dan keterlibatan perusahaan dalam jejaring produksi global. Secara lebih khusus kelompok kajian ini memiliki minat dalam (tetapi tidak terbatas pada) berbagai isu dan tema berikut:

–         Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

–         Daya saing industri manufaktur

–         Rantai pasok dan rantai nilai industri

–         Pengembangan pariwisata dan industri jasa

–         Iklim investasi

–         Perdagangan internasional dan rantai nilai global

Dalam menjalankan penelitian dan konsultasinya, kelompok kajian ini berusaha untuk menggabungkan pendekatan ekonomi tradisional dengan perspektif dunia usaha untuk dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan manajerial yang komprehensif dan lebih implementatif. Kelompok kajian ini juga rutin mengadakan diseminasi hasil penelitian sebagai upaya untuk mengkomunikasikan kepada para pemangku kepentingan terkait.

Kelompok kajian ini mulai mempublikasikan Trade and Industry Brief setiap bulan sejak Maret 2018. Brief ini berupa laporan semi-ilmiah yang mengulas secara ringkas isu aktual terkait neraca perdagangan dan perkembangan industri. Publikasi tersebut dapat diunduh pada tautan berikut:

https://www.lpem.org/category/publikasi/policy/perdagangan-dan-industri/.

Sejak awal 2020 kelompok kajian ini juga mensupervisi pengelolaan ukmindonesia.id https://www.ukmindonesia.id/), sebuah platform informasi dan fasilitasi UMKM naik kelas, yang mempertemukan UMKM dari berbagai sektor dan wilayah dengan berbagai instansi pemerintah, pegiat, calon investor/mitra dan offtaker potensial.

KEPALA KELOMPOK KAJIAN

Mohamad D. Revindo, Ph.D.

 

Revindo bergabung sebagai peneliti di LPEM-FEBUI sejak 2009 dan dipercaya menjadi salah satu kepala kelompok kajian sejak 2017. Bidang minat penelitian utamanya meliputi pengembangan UMKM, iklim investasi, pengembangan pariwisata, ekonomi internasional, akses keuangan mikro, rantai pasok dan rantai nilai industri. Revindo memiliki pengalaman yang luas dalam kegiatan penelitian, survei dan konsultasi dengan berbagai lembaga/organisasi nasional dan internasional.

 

Selain sebagai peneliti, Revindo adalah staf pengajar pada Sekolah Pasca Sarjana Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) sejak 2009. Selain itu, Revindo adalah Editor Utama Jurnal Ilmiah Economics and Finance in Indonesia (diterbitkan oleh Universitas Indonesia dan terakreditasi nasional) dan anggota dewan editor Jurnal Ekonomi Indonesia (diterbitkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia). Sebelum bergabung dengan Universitas Indonesia, Revindo pernah bekerja sebagai koordinator survei dan auditor mutu di PT. Surveyor Indonesia, BUMN yang mengkhususkan diri dalam jasa survei, inspeksi dan sertifikasi.

 

Revindo meraih gelar Ph.D. dalam bidang Ilmu Ekonomi dari Lincoln University, New Zealand dan penerima beasiswa New Zealand-ASEAN Scholar Awards (2013-2017). Revindo juga memegang gelar M.A dalam bidang Studi Kawasan Eropa dari KU Leuven, Belgia (2008), gelar M.Sc. dalam bidang Ekonomi Sains dari KU Leuven, Belgia (2007) dan gelar Sarjana Ekonomi dalam Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dari Universitas Indonesia (2000)

KEPALA KELOMPOK KAJIAN

Mohamad D. Revindo, Ph.D.

 

Revindo bergabung sebagai peneliti di LPEM-FEBUI sejak 2009 dan dipercaya menjadi salah satu kepala kelompok kajian sejak 2017. Bidang minat penelitian utamanya meliputi pengembangan UMKM, iklim investasi, pengembangan pariwisata, ekonomi internasional, akses keuangan mikro, rantai pasok dan rantai nilai industri. Revindo memiliki pengalaman yang luas dalam kegiatan penelitian, survei dan konsultasi dengan berbagai lembaga/organisasi nasional dan internasional.

 

Selain sebagai peneliti, Revindo adalah staf pengajar pada Sekolah Pasca Sarjana Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) sejak 2009. Selain itu, Revindo adalah Editor Utama Jurnal Ilmiah Economics and Finance in Indonesia (diterbitkan oleh Universitas Indonesia dan terakreditasi nasional) dan anggota dewan editor Jurnal Ekonomi Indonesia (diterbitkan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia). Sebelum bergabung dengan Universitas Indonesia, Revindo pernah bekerja sebagai koordinator survei dan auditor mutu di PT. Surveyor Indonesia, BUMN yang mengkhususkan diri dalam jasa survei, inspeksi dan sertifikasi. Revindo juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Perdagangan selama Maret-Desember 2020, khususnya terkait isu perdagangan internasional, up-scaling UMKM, dan kampanye promosi produk dalam negeri.

 

Revindo meraih gelar Ph.D. dalam bidang Ilmu Ekonomi dari Lincoln University, New Zealand dan penerima beasiswa New Zealand-ASEAN Scholar Awards (2013-2017). Revindo juga memegang gelar M.A dalam bidang Studi Kawasan Eropa dari KU Leuven, Belgia (2008), gelar M.Sc. dalam bidang Ekonomi Sains dari KU Leuven, Belgia (2007) dan gelar Sarjana Ekonomi dalam Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dari Universitas Indonesia (2000)

Email: revindo@lpem-feui.org Email: revindo@lpem-feui.org/ revindo.md@gmail.com
DAFTAR KEGIATAN RISET DAN KONSULTASI KELOMPOK KAJIAN

  • Pendampingan penguatan diplomasi ekonomi (Kementerian Luar Negeri, 2020)
  • Political dynasty and economic development (University of York, 2020)
  • Enhancing productivity and innovation in the agriculture sectors and MSMEs (CDT-Bappenas, 2020)
  • Digitizing corruption cases in Indonesia (University of York, 2019)
  • Potensi pengembangan bisnis dan pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BRI, 2019)
  • Pendampingan perundingan bilateral Preferential Trade Agreement Indonesia-Mauritius dan Indonesia-Djibouti (Kementerian Luar Negeri, 2019)
  • Studi transportasi publik dari dan menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta (YLKI, 2019)
  • Penyusunan parameter UMKM naik kelas (BRI, 2019)
  • Inovasi pelayanan publik di sektor pariwisata (Kementerian-Pariwisata, 2019)
  • Kajian dampak ekonomi, fiskal dan devisa dari Kawasan Ekonomi Khusus Subang (SSIA, 2019)
  • Kajian dampak ekonomi, fiskal dan devisa dari industri poly-ethylene terephthalate film (Mitsubishi Chemical PET Film Indonesia, 2019)
  • Tantangan percepatan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Prioritisasi dan pengarusutamaan sektor pariwisata dalam kebijakan ekonomi nasional (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Dampak kegiatan pariwisata terhadap distribusi pendapatan dan penurunan kemiskinan (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Skema pembiayaan UKM di daerah wisata (Kementerian Pariwisata, 2019)
  • Peran kawasan ekonomi khusus terhadap ekspor, investasi dan perkembangan industri manufaktur di Indonesia (ERIA, 2018)
  • Survei dampak ekonomi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang (Bappenas, 2018)
  • Redefinisi UKM dan pendefinisian UKM berorientasi ekspor (LPEI-Indonesian Eximbank, 2018)
  • Outlookindikator makroekonomi dan energi (Pertamina, 2018)
  • Percepatan pembangunan berkelanjutan dalam naskah haluan negara (Biro Pengkajian MPR, 2018)
  • Dampak ekonomi, fiskal dan moneter dari industri otomotif: studi kasus investasi dan operasi Hyundai Motor Company di Indonesia (Ernst & Young, 2018)
  • Survei literasi dan pola konsumsi pangan sehat: studi kasus Depok dan Surakarta (YLKI, 2018)
  • Survei jaringan usaha dan penyebaran pengetahuan pada industri pengolahan logam di Kabupaten Tegal (JICA, 2017)
  • Survei rantai pasokan dan jaringan usaha pada industri mesin transportasi dan produk elektrik di 7 provinsi (JICA, 2017)
  • Dampak ekonomi keberadaan dan operasi produsen benang sintetis (PT. Asia Pacific Fibers, 2017)
  • Survei loyalitas dan nasionalisme konsumen fixed broadband di 7 provinsi (PT. Telkom, 2017)
  • Survei penggunaan moda transportasi publik di Jabodetabek (BPTJ, 2017)
  • Determinants of credit card spending and debts of Chinese consumers (Lincoln University, New Zealand, 2016-2017)
  • Self-employment of returning domestic migrants in China (Lincoln University, New Zealand, 2016 – 2017)
  • Penyusunan rencana jangka panjang perusahaan 2015-2020 (PT. Sucofindo, 2015)

 

DAFTAR KEGIATAN RISET DAN KONSULTASI KELOMPOK KAJIAN

·         Akses Pasar dan Potensi Dampak Ekonomi Perjanjian Perdagangan Indonesia-Angola (Kementerian Luar Negeri, 2021)

·         Prastudi Kelayakan Pengembangan Kawasan Ekonomi Kreatif, (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2020)

·         Kajian Pembiayaan untuk Kelompok Subsisten, Usaha Mikro dan Kecil dalam Memanfaatkan Berbagai Alternatif Pembiayaan (Bank Indonesia, 2020)

·         Pemetaan UMKM Berdasarkan Indeks Naik Kelas untuk Pengembangan Kurikulum Pembinaan UMKM (BRI, 2020)

·         Dampak Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terhadap UMKM Indonesia (HIMBARA, 2020)

·         Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM di Indonesia (UNDP, 2020)

·         Akses Pasar dan Potensi Dampak Ekonomi Perjanjian Perdagangan Indonesia-Mauritius (Kementerian Luar Negeri, 2020)

·         Penilaian Dampak Sektor Investasi Infrastruktur Subnasional di Indonesia sebagai Bagian dari Alat Penilaian Kota (Pemilihan Proyek) (Bank Dunia, 2020)

·         Akselerasi Industri Manufaktur di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Bank Indonesia Bali, 2020)

·         Kesiapan Adopsi Teknologi untuk Peningkatan UMKM (Kementerian Komunikasi dan Informatika, 2020)

·         Efektivitas Media Luar Rumah untuk Menciptakan Citra Positif dan Kepercayaan Publik (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2020)

·         Penyusunan Kurikulum Pembantu UMKM yang Terstruktur dan Berkelanjutan (Bank BRI, 2020)

·         Analisis Kebijakan Mitigasi Dampak COVID-19 bagi UMKM (Kementerian PPN / Bappenas, 2020)

·         Efektivitas Poster Digital dalam Sosialisasi dan Internalisasi Program Kebijakan Kelembagaan di Kalangan Pegawai (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2020)

·         Persepsi Konsumen Terhadap Kualitas dan Harga Bahan Bakar (Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia / YLKI, 2020)

·         Studi tentang Film Bernapas dan Non-Bernapas di Indonesia dan beberapa Negara ASEAN (Mitsubishi Chemical PET Film Indonesia, 2020)

·         Substitusi Impor Bahan Baku Industri Manufaktur (Kementerian Perindustrian, 2020)

·         Akses Keuangan UMKM di Kawasan Pariwisata (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, 2020)

·         Potensi Pengembangan Usaha dan Pembinaan Badan Usaha Milik Desa (Bank BRI, 2019)

·         Angkutan Umum Penghubung Bandara Internasional: Kasus Bandara Soekarno-Hatta (Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia / YLKI, 2019)

·         Penyusunan Parameter Up-scaling UMKM (Bank BRI, 2019)

·         Inovasi Pelayanan Publik di Sektor Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)

·         Dampak Ekonomi, Fiskal, dan Devisa Kawasan Ekonomi Khusus Subang (SSIA, 2019)

·         Dampak Ekonomi, Fiskal, dan Valuta Asing dari Industri Poly-ethylene Terephthalate Film (Mitsubishi Chemical PET Film Indonesia, 2019)

·         Tantangan Percepatan Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)

·         Memprioritaskan dan Mengarusutamakan Pariwisata dalam Kebijakan Ekonomi Nasional (Kementerian Pariwisata, 2019)

·         Dampak Kegiatan Pariwisata terhadap Distribusi Pendapatan dan Pengentasan Kemiskinan (Kementerian Pariwisata, 2019)

·         Skema Pembiayaan UMKM di Kawasan Pariwisata (Kementerian Pariwisata, 2019)

·         Mendefinisikan Ulang UMKM dan Mendefinisikan UMKM Berorientasi Ekspor (LPEI-Indonesia Eximbank, 2018)

·         Dampak Ekonomi Asian Games Jakarta-Palembang 2018 (Kementerian PPN / Bappenas, 2018)

·         Dampak Ekonomi, Fiskal, dan Valuta Asing dari Industri Otomotif: Investasi dan Operasi Perusahaan Hyundai Motor (Ernst & Young, 2018)

·         Peran Kawasan Ekonomi Khusus pada Ekspor, Investasi, dan Pengembangan Manufaktur (ERIA, 2018)

·         Outlook Indikator Makroekonomi dan Energi (Pertamina, 2018)

·         Akselerasi Prinsip Pembangunan Berkelanjutan dalam Garis-garis Besar Kebijakan Negara (MPR / MPR, 2018)

·         Pola Konsumsi Pangan Sehat dan Literasi: Studi Kasus Depok dan Surakarta (Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia / YLKI, 2018)

·         Jaringan Usaha dan Distribusi Informasi Industri Pengolahan Logam di Kabupaten Tegal (JICA, 2017)

·         Dampak Ekonomi Industri Benang Sintetis (PT Asia Pasific Fibers, 2017)

·         Rantai Nilai dan Jaringan Bisnis Industri Transportasi dan Ketenagalistrikan di 7 Provinsi (JICA, 2017)

·         Loyalitas dan Kewarganegaraan Konsumen Fixed Broadband (PT Telkom, 2017)

·         Preferensi Moda Angkutan Umum di Jabodetabek (Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia / YLKI, 2017)

Share this: