Ekonomi Lingkungan

 

Kelompok kajian ini melakukan kegiatan penelitian tentang kebijakan sektor lingkungan dan pertanian. Kelompok kajian ini juga terlibat dalam penilaian lingkungan dan ekonomi hijau. Kelompok Kajian Ekonomi Lingkungan (EERG) telah resmi menjadi bagian dari LPEM FEB UI sejak 2017. EERG telah terlibat dalam berbagai topik, antara lain transisi energi terbarukan, kebijakan minyak sawit dan biodiesel, penilaian jasa lingkungan, pertumbuhan hijau, pengelolaan limbah, keuangan berkelanjutan, keuangan iklim publik, perikanan berkelanjutan, ekonomi tahan bencana & iklim, dan agenda pemulihan berkelanjutan dari COVID-19. EERG terus memberikan rekomendasi berbasis bukti, khususnya bagi pembuat kebijakan, untuk mendukung lintasan kebijakan berkelanjutan di Indonesia.


Kepala Kelompok Kajian Ekonomi Lingkungan

Dr. Alin Halimatussadiah
Ekonomi Lingkungan, Ekonomi ‘Hijau’

zakirDr. Alin Halimatussadiah adalah dosen aktif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak tahun 2004. Ia memperoleh gelar doktor dari Universitas Indonesia pada tahun 2013 dengan fokus bidang ekonomi sumber daya alam dan lingkungan. Ia telah memimpin topik-topik dalam kelompok kajian ini sejak tahun 2017. Ia telah menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pengambil kebijakan, swasta, dan masyarakat, donor, pakar, baik dari tingkat nasional maupun internasional. Ia adalah ahli bersertifikat di beberapa bidang, seperti pelaporan keberlanjutan, keuangan berkelanjutan, investasi berdampak, pembiayaan iklim, dan pembiayaan energi terbarukan. Saat ini ia fokus pada karirnya sebagai dosen di FEB UI, dan sebagai peneliti serta pengajar di LPEM FEB UI.

Email: alin.halimah@lpem-feui.org

 


Riwayat Proyek Penelitian

  • Piloting EFT dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kalimantan Utara (USAID BIJAK, 2020)
  • Pelatihan Kelayakan Ekonomi untuk EBTKE (GIZ, 2020)
  • Pemulihan Berkelanjutan Dari Covid-19: Studi Tindak Lanjut (CLUA, 2020)
  • Smoothing Sustainable Economic Transition (ECF, 2020)
  • Studi untuk Meningkatkan Keuntungan Bisnis Kelapa Sawit (LG International, 2020)
  • Berpikir ke Depan: Pemulihan Berkelanjutan Indonesia Pasca COVID-19 (Packard, 2020)
  • Pelatihan Pendukung Kapasitas dalam Estimasi LCOE ke Direktorat Energi Terbarukan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Monash University, 2020)
  • Skema Pembiayaan Alternatif untuk Proyek Tenaga Surya On-Grid dan Off-Grid (Green Landing Modif 6) (TETRATECH / USAID, 2020)
  • Analisis Pengaruh Makroekonomi dari Penggunaan Biofuel Dalam Negeri (Greenpeace Indonesia, 2019)
  • Studi Biaya Energi Sebenarnya dan Tarif Energi Terbarukan yang Dapat Diterima (ECF, 2019)
  • Kebijakan Pembatasan Sampah, Daur Ulang dan Penggunaan Kembali di Kota Cilegon (Bappeda Kota Cilegon, 2019)
  • Biaya Lingkungan dan Kesehatan Batubara untuk Pembangkit Listrik dengan menggunakan Lifecycle Analysis (LCA) dan Environmental Volution (ECF, 2018)
  • Masa Depan Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia (Greenpeace Indonesia, 2018)
  • Survei Baseline Portofolio Pinjaman Hijau dan Pengembangan Kerangka Pelaporan Evaluasi Pemantauan Pinjaman Hijau (TETRATECH / USAID, 2016-2018)
  • Mengembangkan Rencana Keuangan Keanekaragaman Hayati (BFP) untuk Inisiatif Keuangan Keanekaragaman Hayati (BIOFIN) (UNDP, 2017)
  • Dampak Sosial Ekonomi Banjir di Jakarta (Australian National University, 2017)
  • Penyampaian Program Pelatihan tentang Keuangan Berkelanjutan untuk Bank Indonesia (Bank Dunia / IFC, 2016-2017)
  • Pemetaan penyandang disabilitas di Pasar Tenaga Kerja Indonesia (ILO, 2016)

 


Jejaring – Sistem Pengetahuan Manajemen (Knowledge Management System)

Anda dapat mengakses website berikut: greenbudgeting.lpem.org untuk informasi lebih lanjut

Share this: