Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial – Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Indonesia

Pencarian
Tutup kotak telusur ini.

Muak dengan Korupsi Pemerintah Daerah? Pilih Islam

Senin 24 Februari 2014

Abstrak:

Indonesia mempunyai tradisi korupsi di kalangan pejabat daerah yang melecehkan dan mengumpulkan suap dari perusahaan. Korupsi tumbuh subur pada masa Suharto, era pra-demokrasi. Tulisan ini menanyakan apakah demokratisasi lokal yang terjadi setelah Suharto mengurangi korupsi dan apakah politik lokal tertentu, selain dampak budaya lokal, juga mempengaruhi korupsi. Kami memiliki kumpulan data yang pasti pada tahun 2001 yang menunjukkan tolok ukur aktivitas suap dan pelecehan pada saat Indonesia mendesentralisasikan tanggung jawab utama kepada pemerintah daerah yang dipilih secara demokratis. Kami memiliki kumpulan data kedua untuk tahun 2004 mengenai korupsi pada akhir siklus pemilu demokratis pertama. Kami menemukan bahwa, secara keseluruhan, korupsi menurun pada periode-periode tersebut. Namun politik spesifik itu penting. Partai Islam di Indonesia dianggap anti korupsi. Data kami menunjukkan pola pemungutan suara mencerminkan keyakinan ini dan persepsi pemilih mempunyai tingkat keakuratan tertentu. Pada pemilu demokratis pertama, daerah yang memberikan suara di badan legislatif yang didominasi oleh partai sekuler, termasuk partai Megawati, mengalami peningkatan korupsi yang relatif signifikan, sedangkan hal sebaliknya terjadi pada mereka yang memberikan suara di partai Islam. Namun pada pemilu kedua tahun 2004, di daerah-daerah di mana korupsi meningkat di bawah pemerintahan partai sekuler, para pemilih “melengserkan mereka dari jabatannya” dan memilih di partai-partai Islam.

Untuk artikel selengkapnya, klik tautan berikut: http://www.nber.org/papers/w12110.pdf

Posting Terakhir

Seri Analisis Makroekonomi: Inflasi Bulanan, April 2024

Kamis 4 April 2024

SINGKAT PASAR TENAGA KERJA: Volume 5, Nomor 3, Maret 2024

Jumat 29 Maret 2024

Dampak COVID-19 terhadap Jumlah Pemilih pada Pilkada 2020 di Indonesia: Apakah Pemilih Peduli Risiko Kesehatan?

Kamis 21 Maret 2024

Seri Analisis Makroekonomi: Rapat Dewan Gubernur BI, Maret 2024

Rabu 20 Maret 2024

Posting terkait

inflasi bulan April

Kamis 4 April 2024

Seri Analisis Makroekonomi: Inflasi Bulanan, April 2024

SINGKAT PASAR TENAGA KERJA: Volume 5, Nomor 3, Maret 2024

COVID-19 pada Pemilih

Kamis 21 Maret 2024

Dampak COVID-19 terhadap Jumlah Pemilih pada Pilkada 2020 di Indonesia: Apakah Pemilih Peduli Risiko Kesehatan?

Terjemahkan »